Archive for the 'Behind the Scenes' Category

17 Feb

Another Fight at the Board

Yes, Folks.
As predicted, we had to go through another fight at the censorship board. Those were the days when we were very very worried. Would it pass the censorship? How many scenes they were gonna cut? Would they pass the movie at all? Me and Lala my producer were phoning each other every hour. Most [...]

02 Nov

Bring in the Music! A Note by Aghi Narottama

The Team

Senangnya saya ketika kembali diminta sutradara Joko Anwar menggarap musik untuk film “Pintu Terlarang” (PinTer) setelah kegilaan kami bersama tertuang di film sebelumnya, KALA, dimana pembuatan musiknya sangat intense dan menyenangkan.
Setelah ditelpon dan kita ketemu di sekitar bulan April, dia mulai membicarakan sinopsis cerita-nya..dan saya belum ‘ngeh’ membayangkan film ini sampai dia memberikan saya [...]

20 Oct

Shooting Diary, The Last Day!

WHOAAAA…!!! Akhirnya sampai juga pada hari terakhir. Berbeda dari kemaren yang ribet dengan masalah yang seakan nggak pernah berhenti, hari ini sutingnya aman damai.
Tika (Kartika Jahja) datang untuk take. Dia kebagian jadi tokoh misterius bernama Ibu Mona, yang konon sangat powerful.
Oh senangnya hari terakhir…
IT’S A WRAAAAAAAPPPPP…!!!
HAHAHAHAHAHAHAHA…

20 Oct

Shooting Diary, Day 28

Dua hari lagi! Dua hari lagi!
Kegembiraan kami kami besok adalah hari terakhir syuting tiba-tiba hilang. Hari ini kami suting di daerah kota. Siapa sangka tempat suting yang sudah dipakai jutaan kali memberikan kami sakit kepala yang luar biasa. Padahal kami sudah mengantongi ijin.
Pagi-pagi, satpam sebuah bank yang ada di daerah ini tiba-tiba marah-marah. Kalimatnya panjaaaaaang [...]

20 Oct

Shooting Diary, Day 27

The mysterious building where all the tourists go…

20 Oct

Shooting Diary, Day 26

8 a.m.
Gue seneng karena dua temen deket gue hari datang. Yang satu Anto Sinaga yang main sebagai preman, dan satu lagi Lasja F. Susatyo yang nengokin suaminya, Anto, main.
Hari ini nggak kayak suting karena bawaannya ketawa terus. Bayu yang selalu bertanya-tanya seberat apa sih kamera akhirnya bisa merasakan penderitaan DP kalau harus handheld.
Malamnya kami kembali [...]

20 Oct

Shooting Diary, Day 25

Happy pictures…

20 Oct

Shooting Diary, Day 24

Hell Hospital
Hari ini syuting set rumah sakit. Yang jadi dokternya Patrice yang juga desainer kostum yang dua hari yang lalu ngomong sendiri di depan cermin. Yang jadi susternya Nittanazyra C Noer. Kalau gue, gue nggak akan pernah mau masuk rumah sakit ini dengan adanya dua orang itu. Separah apapun sakitnya.

20 Oct

Shooting Diary, Day 23

Hari ini kami syuting di Prasetiya Mulya Business School, Cilandak, yang lagi-lagi disulap sama geng art jadi sebuah alun-alun kota.
Lagi ribet banget nih, liat foto aja, ya.

20 Oct

Shooting Diary, Day 22

Barusan fotografer kami, Eriek Juragan, menemukan desainer kostum kami, Patrice, sedang berbicara sendiri di depan cermin. Salah satu kru kostum bilang gini, “Dia terlalu terbawa atmosfer Pintu Terlarang, Bang. Kasian dia.”
Iya, kasian Patrice.